Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Tuna Laras Mandiri Guna Meningkatkan Keterampilan dan Kesejahteraan

Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Tuna Laras Mandiri Guna Meningkatkan Keterampilan dan Kesejahteraan

Kasus gangguan jiwa di Indonesia pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 450 ribu ODGJ dalam kategori berat. Provinsi Jawa Barat menyandang peringkat 10 besar dalam prevalensi depresi penduduk usia di atas 15 tahun dengan persentase kasus 7,8%. Pemerintah telah berupaya meningkatkan kesehatan jiwa ODGJ, namun hal tersebut belum optimal. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019), sebanyak 36,7% total pasien gangguan jiwa di Jawa Barat mendapatkan pengobatan, sedangkan sebanyak 63,3% belum tertangani dengan baik. Selain itu, jumlah rumah sakit jiwa yang ada di Indonesia hanya 44 unit, sehingga diperlukan fasilitas lain dalam menangani ODGJ tersebut. Salah satunya adalah melalui yayasan rehabilitasi.

Terdapat salah satu yayasan rehabilitasi ODGJ di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yakni Yayasan Bina Tauhid Darul Miftahudin. Sejak didirikan pada tahun 2010, yayasan ini melayani 105 pasien pada tahun 2022. Fakta bahwa pasien yang diperbolehkan pulang (penyintas gangguan jiwa) tidak diterima oleh keluarganya karena ketakutan dan trauma, serta stigma negatif dari masyarakat. Hal tersebut menyebabkan pasien tetap bertahan di yayasan. Selain itu, Penyintas Gangguan Jiwa (PGJ) juga takut akan dijauhi, ditelantarkan, dan membebani keluarganya karena keterbatasan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari program TUNAS DIRI adalah melakukan pendekatan secara personal kepada PGJ melalui kegiatan “Sow the Seeds with Love”, menumbuhkan perilaku mandiri bagi PGJ dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari melalui kegiatan “Water the Seeds”, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PGJ melalui kegiatan “Fertilize the Seeds”, yaitu budi daya agroforestri dan healing therapy melalui penyaluran hobi berkebun, menginisiasi bisnis TUNAS melalui kegiatan “Seeds Sprout”, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesamarataan dan membantu penyusunan proposal pendanaan untuk menyelesaikan permasalahan kelebihan kapasitas melalui kegiatan“Harden Off and Grow Stronger”.

Untuk mendapatkan salinan dari buku tersebut, silakan mengisi formulir berikut: https://bit.ly/formulirpermohonanbukubotanika

Add a Comment

Your email address will not be published.