Menelusuri Heart of Borneo: Memantau Dinamika Ekologi di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur
Pulau Kalimantan merupakan kawasan hutan tropis terbesar dan paling kaya akan keanekaragaman hayati di dunia. Tercatat sebanyak 10.000 sampai 15.000 jenis tumbuhan berbunga, lebih dari 3.000 jenis pohon, lebih dari 2.000 jenis anggrek, dan 1.000 jenis pakis. Hutan Kalimantan juga merupakan pusat distribusi jenis tumbuhan karnivora yaitu kantung semar (Nephentes). Tingkat endemisitas flora cukup tinggi yaitu sekitar 34% dari seluruh tumbuhan. Sebagai salah satu hutan hujan tropis, hutan Kalimantan berfungsi sebagai penyerap karbon yang besar dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Botanika mendapat kesempatan bersinergi bersama dengan PT Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT RHOI) dalam mengidentifikasi jenis tumbuhan pada petak ukur permanen (PUP) di Areal PBPH PT RHOI, Kalimantan Timur pada pertengahan bulan Oktober sampai awal bulan November tahun 2024 kemarin. PT RHOI merupakan perusahaan yang didirikan oleh BOS Foundation untuk mengajukan dan mengelola izin konsesi hutan untuk situs pelepasliaran orangutan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem tropis yang bernilai global. Sebagai pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH), PT RHOI diwajibkan membuat PUP di dalam kawasannya, salah satunya pada kegiatan kolaborasi ini.

serangkaian proses selama survei berlangsung
Pada dasarnya PUP merupakan sebuah area yang ditetapkan secara permanen di dalam hutan dengan tujuan pemantauan dan penelitian jangka panjang terhadap dinamika ekosistem hutan. Petak ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang berbagai aspek ekosistem, seperti pertumbuhan pohon, keanekaragaman hayati, perubahan struktur hutan, regenerasi alami, serta dampak perubahan iklim atau aktivitas manusia terhadap hutan. Pembuatan PUP dilakukan sebagai upaya dalam mendukung kebijakan konservasi dan manajemen yang berkelanjutan, serta merupakan pendekatan yang efektif untuk memantau perubahan ekologi dalam jangka panjang. Petak ukur permanen merupakan alat penting bagi para peneliti, pengelola hutan, dan pembuat kebijakan untuk memastikan keberlanjutan ekosistem hutan tropis dan berbagai jenis ekosistem lainnya.

proses pengambilan dokumentasi jenis untuk membuat pangkalan data keanekaragaman pohon di areal PBPH PT RHOI
Serangkaian proses dalam pembuatan PUP yang dilakukan antara lain penentuan titik lokasi dan pembuatan PUP, penandaan batas, identifikasi potensi jenis tumbuhan, pengambilan data lingkungan, dokumentasi, dan penyusunan pangkalan data tumbuhan di dalam areal PBPH PT RHOI, Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut perlu dilakukan secara berkala guna me-monitoring kondisi habitat yang ada di dalam kawasan hutan. Pengumpulan data keanekaragaman jenis flora menggunakan metode koleksi sampel yang diprioritaskan terutama pada jenis-jenis tumbuhan kelompok pohon yang ada di dalam PUP. Kelompok jenis lainnya seperti liana, rotan, palem, dan pandan juga didokumentasikan terutama yang mempunyai nilai kepentingan terhadap pakan orang utan. Koleksi sampel juga dilakukan di luar area PUP terutama terhadap jenis tumbuhan yang ditemukan dalam kondisi berbunga maupun berbuah untuk membuat pangkalan data yang komprehensif terhadap keanekaragaman flora di areal PBPH PT RHOI.
Kami dari Botanika patut berterima kasih dapat bekerja sama dengan PT RHOI dalam sebuah kegiatan yang luar biasa! Bagaimana pun, kegiatan ini tidak hanya penting bagi PT RHOI, tetapi juga sangat bermakna bagi kami sebagai wujud atas visi kami untuk berkontribusi dalam upaya konservasi alam, khususnya tumbuhan. Semoga dengan kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk membangun sinergi dalam berbagai aktivitas konservasi flora di masa depan.

Mari bersinergi dalam kegiatan konservasi untuk Bumi lestari. Setiap langkah adalah wujud komitmen kami untuk menjaga kelestarian alam dan ekosistem. Mari terus bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih hijau dan lestari.